Never Go Back

Apa jadinya jika seorang perempuan mengharapkan cinta dari lelaki yang sudah memiliki perempuannya sendiri? Mengagumi dari jauh? Mundur? Atau.. Melupakan?
Ya.. Perempuan itu adalah aku. Jika kamu bertanya apa yang aku lakukan, maka aku akan memilih untuk melupakanmu dan berhenti menyukaimu. Aku tidak akan pernah kembali ke masa lalu. Aku masih punya banyak waktu untuk menyibukkan diri dengan urusanku.
Salah?
Coba tebak siapa yang sebenarnya bersalah. Di masa lampau, apa yang membuatku jenuh? Siapa yang berusaha mengubah jati diriku? Dan apa yang kamu perbuat sehingga aku membuat jarak darimu? Apa itu salahku?
Sekali lagi.. Aku tidak akan pernah kembali.
Kamu pendusta. Aku tahu itu. Selama ini kamu selalu melihat diriku yang tegar. Tertawa lepas, punya kehidupan gemilang dan selalu terlihat aktraktif. Tapi tidakkah kau tahu, dibalik semua itu ada satu benda yang merintih? Ya.. Hatiku.
Aku tidak tahu mengapa kenangan selalu menjadi senjata ampuh untuk mengingatmu. Jika tahu seperti ini, maka aku lebih memilih untuk tidak mengenalmu di masa lalu ketimbang harus seperti ini di masa sekarang. Hey.. Kamu adalah beban hidup yang paling berat!
Tulisan ini benar-benar abstrak. Aku hanya tidak tahu kemana aku harus melampiaskannya. Aku terlalu lelah untuk menangis. Aku wanita tegar nan kuat. Tapi kamu adalah kelemahan terbesarku. Meski seperti itu, aku kukuh untuk tidak kembali. Sudah cukup kamu menjadi bebanku selama setahun. Aku juga ingin memiliki kehidupan sendiri.
Semua lelaki sama. Ya.. Awalnya kukira kamu berbeda. Tapi lambat laun kamu terlihat makin sama. Pembual, perayu, pengumbar janji dan banyak alasan. Apa tidak cukup bagimu memiliki satu wanita saja?
Hanya satu yang aku minta darimu.. Jika nanti kamu kesulitan, sedih, terpuruk dan butuh dukungan lagi. Ingat bahwa aku sudah tak ada lagi untukmu. Kamu punya penggantiku sekarang dan aku yakin dialah yang mampu memberimu dorongan. Jangan pernah melihatku lagi. Lupakan semua kenangan kita dan biarkan aku bernafas lega. Kamu punya seseorang yang musti kau jaga. Aku? Tolong jangan pikirkan aku lagi. Aku sudah cukup muak dengan bualanmu.
Hey kamu, lelaki menyebalkan.. Aku tidak akan pernah kembali padamu!

8 thoughts on “Never Go Back

  1. yakinlah suatu saat kamu temukan yang terbaik, yang bisa menjagamu tanpa terbagi dgn yang lain..semangat ya🙂

Jangan lupa tinggalin jejak yah..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s